Tantangan Usaha Kerajinan Khas Daerah Tulungagung

Usaha Kerajinan Khas memang memang mempunyai hambatan dan tantangan yang unik.  Banyak yang sudah mencoba dan gagal di tengah perjalanan di akibatkan oleh berbagai faktor yang di laluinya.  Disini mungkin ada bahan rujukan dan sarana diskusi bagi para pembaca yang mempunyai visi dan misi yang sama terhadap pelestarian souvenir Tulungagung.

Tantangan Usaha Kerajinan Khas Daerah Tulungagung

Kok,

pikiran  kemana-mana, gak jelas mo mikirin apa.  Kayaknya seperti berkata-kata terus ini pikiran, tapi mengalir dengan jelas.  Tapi cuma di angan.  Ah, coba tidur lagi ah…

Eh, tetep gak bisa.

Ya uda, hidupin komputer aja.  Ngetik sesuatu.  Jam juga uda nanggung, jarumnya tetap nongkrong di angka 12.  Ternyata, Sudah 1 jam gak bisa tidur.

wkwkwkw

Sambil nunggu windows yang lagi loading, saya membaca kompas hari ini.  Ada kolom iklan lumayan besar paling bawah di harian yang beredar di seluruh nusantara tersebut.

Ada satu yang menarik, pameran handycraft.  Tagline nya, “Saatnya kembali berburu produk kerajinan Nusantara, warisan budaya bangsa.”

Wuik, menarik!

Ada lagi, “hiasi interior rumah Anda dengan produk-produk kerajinan bernilai seni tinggi hasil karya Anak Bangsa.”

Karena ini menyangkut pelestarian budaya bangsa Indonesia yang  sama-sama kita cintai ini, saya kembali membaca secara detail.  Bukan bermaksud promosi, juga, saya tidak ada sama sekali tendensi disini. Ada lagi tulisan Crafina, Resources of Indonesian Craft.

Wah, ternyata, ada juga yang berusaha lebih serius dan intens memajukan budaya bangsa ini.

Impressive!!

Produk

yang di pamerkan ada beberapa macam.

Dari yang berbasis mineral seperti :  Keramik, gerabah, pottery (guci), stoneware, Porcelain, Precious stone, Semi Precious stone, Jade, Perak (silver), logam (metal), emas (gold), bronze (perunggu), iron (besi), pewter (logam campuran)

sampai yang berbasis serat seperti: serat alam (natural fiber), kerajinan bamboo (bambu),

grass (rumput), rattan (rotan), jute (rami), mendong, textile dan sebagainya

lalu

yang berbasis kayu seperti ukir-ukiran kayu, perabot rumah tangga, paper (kertas)

Dan

Batik seperti segala jenis batik dan semacamnya.

Yang mungkin dalam benak saya adalah pertanyaan, bukankah di Kota Tulungagung tercinta ini banyak sumber daya alam seperti yang saya sebutkan di atas?

Jelas,

Kalau Anda bepergian ke desa-desa di kota ini, mungkin banyak sekali bahan-bahan kerajinan yang bisa dimanfaatkan menjadi sebuah kerajinan yang unik.  Yang mampu membawa nama harum kota Tulungagung ini ke kancah yang lebih luas.

Sehingga mungkin seperti yang sama-sama kita harapkan, kepariwisataan di kota ini bisa menjadi lebih maju, benar kan?

Coba kita amati secara lebih detail.  Keramik, walaupun tidak sama,mungkin untuk

yang satu ini, kita sudah di kenal dengan kota marmer.  Apakah dengan adanya sumber marmer yang melimpah kita dengan seenaknya akan terus mengiris gunung-gunung untuk kita ambil?

Tentunya hal itu kurang bijaksana jika kita terlalu mengandalkan marmer untuk hal ini.

Kalau Anda berjalan-jalan di kota Besuki, mungkin pandangan Anda pasti akan kaget melihat gunung yang sudah teriris-iris untuk di ambil marmernya.  Lalu, kalau terjadi banjir, siapa yang disalahkan?  Lha wong, waktu SMA saja, pernah ketika saya naik sepeda motor ke sana, jalan utama yang mengarahkan saya pulang sudah penuh dengan lumpur setelah hujan.  Mengerikan bukan?

Coba kalau kita sedikit kreatif.  Out of Box, kata orang-orang yang berkecimpung di dunia Industri Kreatif.  Rumput saja, itu pun bisa di sulap menjadi barang kerajinan yang tidak kalah menariknya dari barang-barang kerajinan yang lain.

Terbukti, dalam pameran di atas, rumput pun bisa ke luar negeri!

Hebat?

Tinggal bagaimana kita menciptakan ide yang lebih unik dan kreatif dengan memanfaatkan sumber daya kita yang masih mungkin terbarui, seperti rumput di atas menjadi sebuah souvenir yang cantik.

Lalu dengan yang lain?

Masih banyak!!  Coba Anda ingat-ingat lagi, kalau di sekitar Anda masih banyak dan asalkan masih bisa terbaharui, silahkan berkreasi.  Disana ada bambu, rami dan lain-lain yang bisa di sulap menjadi barang souvenir khas Tulungagung.  Menciptakan sesuatu yang lebih bermanfaat  bagi orang lain.  Karena dengan hal ini terbukti, penyerapan tenaga kerja bisa sangat optimal.  Kalau ada di antara 100 orang yang bisa menciptakan peluang kerja seperti ini, bisa di hitung berapa pengangguran yang terserap.

Paling tidak, suatu saat nanti, kita bisa berharap.  Ada banyak warisan budaya khas tulungagung yang tercipta dari tangan-tangan terampil yang cekatan.

Ada banyak tenaga pengangguran yang berkurang.  Jadi, tidak hanya bergantung pada selembar ijazah yang di bawa kemana-mana untuk sekedar mencari pekerjaan.

Apalagi kalau nama Anda ada gelar tambahan di belakangnya, SE, SH, S. IP dan yang lain.

Kalau saya yang tidak mempunyai gelar, bisa mencoba, Anda pasti bisa melakukannya.

Berani mencobanya…?

Mungkin Anda akan pesimis membayangkan bagaimana dengan konsep pemasaran, lingkungan yang tidak mendukung bahkan mungkin pemerintah setempat kurang begitu

memperhatikan?  Tenang, siapa bilang tanpa mereka kita tidak bisa bergerak?

Yang penting, Jalan saja! Kalau kesulitan, anda bisa menghubungi orang yang ahli di bidang souvenir Tulungagung misalnya.  Itung-itung belajar.  Mereka pasti mau memberikan pelajaran yang berharga buat Anda.

Tapi saya sarankan jangan hubungi saya untuk hal ini kalau Anda tidak ingin keluar uang.

Wkwkwkwk…

Bercanda, toh saya juga bukan ahli di bidang ini.  Cuma, mungkin kita mempunyai visi dan misi yang sama.  Berdiskusi dan bertukar pengalaman.  Dan, kita lagi (-lagi) bisa berharap, daerah kita ini tetap akan indah.  Tulungagung akan menjadi dunia kecil yang begitu menyenangkan untuk orang yang mau singgah sejenak di kota kita..(sp)

Surabaya, 24 November 2009

Sasang Priyo Sanyoto

Tulisan lainnya:

Kopi Hijau Unik Khas Jawa Timur

Gelas Batik Unik dengan Kopi di Refresho Kedai Kopi Sidoarjo

Gelas Batik Unik dari Cethe Merchandise di Refresho Coffee Shop Sidoarjo

East Javanese Cethe Merchandise

Lampion Khas Jawa Timur

Souvenir Pernikahan Shop

Khas Jawa Timur Cethe Merchandise

Bisnis Kerajinan Tangan

Membuat Kerajinan Tangan

Forum UKM Indonesia

Pemesanan Cethe Merchandise, Kerajinan Tangan Khas

Poll: Menurut Anda, Apa yang bisa di lakukan CetheMerchandise untuk memajukan Kota Tulungagung, Jawa Timur-Indonesia

Kerajinan Tangan Khas Indonesia

Warung Kopi Sidoarjo | Refresho Cafe

Coffee Shop Sidoarjo | Refresho Cafe

Cafe Sidoarjo

Tips Praktis Pemasaran Kerajinan Khas Daerah Tulungagung Jawa Timur

Tantangan Usaha Kerajinan Khas Daerah Tulungagung

GEBYAR PELAYANAN PUBLIK TULUNGAGUNG 2-7 November 2009

Rokok Cethe

The Cethe-@rt

2 Balasan ke Tantangan Usaha Kerajinan Khas Daerah Tulungagung

  1. a'ak budi mengatakan:

    sob,, aku orang tulungagung,, aku ngedekne ecommerce ?

  2. Forum UKM Indonesia mengatakan:

    salam kenal a`a budi..
    kita uda ada kok, tapi website perusahaan.
    Kunjungi di http://refreshindonesia.com ya..
    Thanks infonya ya, gan…

    Sekalian ada informasi nih, gan..
    Kalau mau, kita ada forum UKM Indonesia yang di buat Oleh Refresh Indonesia..
    Semoga aja, Usaha Kecil di Indonesia lebih berkembang dengan adanya forum dan diskusi khusus tentang UKM di Indonesia.

    Alamatnya di http://family.refreshindonesia.com
    Gabung ya, gan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: